PURBA-MANALU-SIMAMORA DEBATA RAJA - PUSTAHA Bremen
JUM'AT, 2016-12-02, 10:56 PM
PURBA - MANALU - SIMAMORA DEBATA RAJA <FORUM-LAPO>
Horas Guest | RSS

Beta Hamu Tu Lapo
Angka Na Masa
Bohado Appara?
Nilai Jo Lapo On
Total Jawaban: 63
IKLAN FULL
iklanfull.com
Website Ni Dongan
  • Manonton TV Online Pere
  • Service Computer
  • Teks Ni Pilem Tong Pere
  • Website ni napuna Lapo
  • All HTML Tags
  • Browser Kits
  • Dongan Tubu Na Ro
    PANJAGA LAPO
    Status YM
    Beta Marsihepeng
    Adsense Indonesia

    PUSTAHA A 12332

    Übersee-Museum Bremen

    Poda ni si aji mamis ma inon

    Petunjuk untuk menghancurkan musuh (poda ni si aji mamis) yang digunakan di saat perang (dalam bahasa Batak kuno perang selalu disebut sebagai bisara na godang - "adat yang mulia"). Dikatakan pada akhir halaman pertama dan awal halaman kedua (A3-4) bahwa pustaha ini diuntukkan Guru Habinsaran Hata ni Aji dari Silaga-laga yang dikatakan na so nung talu di bisara na godang - yang tidak pernah kalah berperang. Sebagaimana dapat dilihat dari bahasa dan aksara yang digunakan naskah ini dapat dipastikan berasal dari Toba. Bagi orang yang belum mengenal surat Batak yang asli huruf-huruf berikut perlu diperkenalkan:

    ta ma wa

    Ketiga huruf tersebut merupakan salah satu variasi Surat Batak Toba yang lazim digunakan dalam naskah-naskah Batak.

    Pustaha ini dapat dibagi atas beberapa BAB yang semuanya ditandai oleh sebuah bindu (ornamen). Bagian pertama (A1-33) adalah poda ni si aji mamis diikuti oleh poda ni pormamis na lima - ramalan berdasarkan kelima bagian hari (A33-37 dan B3-7), poda ni pehu na pitu - ramalan berdasarkan ketujuh pehu (B8), pangarumai (B9-15), poda ni porsili (B16-22), pinangan ni ari (B22-28), serta porsimboraon - cara pembuatan ajimat (B28-38).

    Pustaha berukuran 14,2 x 12,5 cm ini terdiri atas 39 halaman yang ditulisi pada kedua sisi yang dinamakan A dan B. Kulit kayu (laklak) dilem pada dua papan kayu yang berfungsi sebagai sampul (lampak). Ternyata laklak pustaha ini sudah robek sebelum ditulisi sehingga terpaksa dijahit sebagaimana dapat dilihat pada foto ini.

    Kedua ujung laklak, yaitu halaman A1 dan B1 direkat pada lampa. Halaman A2, A38, A39, B2 dan B39 dibiarkan kosong.

    Berikut ini Anda dapat melihat setiap halaman pustaha tersebut. Naskah asli tersimpan di museum antropologi Übersee-Museum di Bremen, Jerman.

     

    A1 A2 A3 A4 A5 A6
    A7 A8 A9 A10 A11 A12
    A13 A14 A15 A16 A17 A18
    A19 A20 A21 A22 A23 A24
    A25 A26 A27 A28 A29 A30
    A31 A32 A33 A34 A35 A36
    A37 A38 A39 B1 B2 B3
    B4 B5 B6 B7 B8 B9
    B10 B11 B12 B13 B14 B15
    B16 B17 B18 B19 B20 B21
    B22 B23 B24 B25 B26 B27
    B28 B29 B30 B31 B32 B33
    B34 B35 B36 B37 B38 B39

     Dibuat sian lapo ni: http://www.hawaii.edu/indolang/surat/


    Lului
    Pesbuk Ni Parlapo
    Parlapo Toga Simamora

    Buat Lencana Anda
    Kalender
    «  DESEMBER 2016  »
    MGGSESELRABKMSJUSAB
        123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
    Angga Nung Leleng
    Parjambaron
    BARITA LASNIROHA [1]
    ANGKA BARITA LASNIROHA
    Parlampet Lewat
    Video YouTUBE
    Copyright Romesco-Purba© 2016