PURBA-MANALU-SIMAMORA DEBATA RAJA - SEJARAH MARGA BATAK
JUM'AT, 2016-12-02, 10:52 PM
PURBA - MANALU - SIMAMORA DEBATA RAJA <FORUM-LAPO>
Horas Guest | RSS

Beta Hamu Tu Lapo
Angka Na Masa
Bohado Appara?
Nilai Jo Lapo On
Total Jawaban: 63
IKLAN FULL
iklanfull.com
Website Ni Dongan
  • Manonton TV Online Pere
  • Service Computer
  • Teks Ni Pilem Tong Pere
  • Website ni napuna Lapo
  • All HTML Tags
  • Browser Kits
  • Dongan Tubu Na Ro
    PANJAGA LAPO
    Status YM
    Beta Marsihepeng
    Adsense Indonesia


    SEJARAH MARGA BATAK - TAROMBO NI HALAK BATAK 

    SI RAJA BATAK mempunyai 2 orang putra, yaitu :
    1. GURU TATEA BULAN
    2. RAJA ISOMBAON

    TATEA BULAN artinya "TERTAYANG BULAN" = "TERTATANG BULAN".
    RAJA ISOMBAON (RAJA ISUMBAON) RAJA ISOMBAON artinya RAJA YANG DISEMBAH. Isombaon kata dasarnya somba (sembah).

    Semua keturunan Si Raja Batak dapat dibagi atas 2 golongan besar:
    1.       Golongan Tatea Bulan Sama artinya dengan "Golongan Bulan” atau "Golongan (Pemberi) Perempuan”. Disebut juga golongan Hula-hula sama dengan Marga Lontung.
    2.       Golongan Isombaon Sama artinya dengan "Golongan Matahari” atau "Golongan Laki-laki”. Disebut juga Golongan Boru sama dengan Marga Sumba.
    Kedua golongan tersebut dilambangkan dalam bendera Batak (bendera Si Singamangaraja, dan para orangtua dahulu menyebut Sisingamangaraja artinya Maha Raja), dengan gambar matahari dan bulan. Jadi, gambar matahari dan bulan dalam bendera tersebut melambangkan seluruh keturunan Si Raja Batak.

    1.      GURU TATEA BULAN
    Dari istri Guru Tatea Bulan yang bernama Si Boru Baso Burning memperoleh 5 orang putra dan 4 orang putri, yaitu :
    Putra (sesuai urutan):
    1. Raja Uti (atau sering disebut Si Raja Biak-biak, raja Sigumeleng-geleng), tanpa keturunan.
    2. Tuan Sariburaja (keturunannya Pasaribu).
    3. Limbong Mulana (keturunannya Limbong).
    4. Sagala Raja (keturunannya Sagala).
    5. Silau Raja (keturunannnya Malau, Manik, Ambarita dan Gurning).
    Putri:
    1. Si Boru Pareme (kawin dengan Tuan Sariburaja, ibotona).
    2. Si Boru Anting Sabungan (kawin dengan Tuan Sorimangaraja, putra Raja Isombaon).
    3. Si Boru Biding Laut, (juga kawin dengan Tuan Sorimangaraja yang diyakini sebagai Nyi Roro Kidul).
    4. Si Boru Nan Tinjo (tidak kawin).

    1.1.      Raja Uti
    Raja Uti (atau sering disebut Si Raja Biak-biak, Raja Sigumeleng-geleng). Raja Uti terkenal sakti dan serba bisa. Satu kesempatan berada berbaur dengan laki-laki, pada kesempatan lain membaur dengan perempuan, orang tua atau anak-anak. Beliau memiliki ilmu yang cukup tinggi, namun secara fisik tidak sempurna. Karena itu, dalam memimpin Tanah Batak, secara kemanusiaan Beliau memandatkan atau bersepakat dengan ponakannya/Bere Sisimangaraja, namun dalam kekuatan spiritual tetap berpusat pada Raja Uti.

    1.2.      Tuan Sariburaja

    Sariburaja adalah nama putra kedua dari Guru Tatea Bulan. Dia dan adik kandungnya perempuan yang bernama Si Boru Pareme dilahirkan marporhas (anak kembar berlainan jenis, satu peremuan satunya lagi laki-laki).

    Mula-mula Sariburaja kawin dengan Nai Margiring Laut, yang melahirkan putra bernama Raja Iborboron (Borbor). kemudian Saribu Raja mengawini adiknya Si Boru Pareme, sehingga antara mereka terjadi perkawinan incest.

    Setelah perbuatan melanggar adat itu diketahui oleh saudara-saudaranya, yaitu Limbong Mulana, Sagala Raja, dan Silau Raja, maka ketiga saudara tersebut sepakat untuk mengusir Sariburaja. Akibatnya Sariburaja mengembara ke hutan Sabulan meninggalkan Si Boru Pareme yang sedang dalam keadaan hamil. Ketika Si Boru Pareme hendak bersalin, dia dibuang oleh saudara-saudaranya ke hutan belantara, tetapi di hutan tersebut Sariburaja kebetulan bertemu dengan dia.

    Sariburaja datang bersama seekor harimau betina yang sebelumnya telah dipeliharanya menjadi "istrinya” di hutan itu. Harimau betina itulah yang kemudian merawat serta memberi makan Si Boru Pareme di dalam hutan.

    Si Boru Pareme melahirkan seorang putra yang diberi nama Si Raja Lontung. Dari istrinya sang harimau, Sariburaja memperoleh seorang putra yang diberi nama Si Raja Babiat. Di kemudian hari Si Raja Babiat mempunyai banyak keturunan di daerah Mandailing, Mereka bermarga Bayoangin. Karena selalu dikejar-kejar dan diintip oleh saudara-saudaranya, Sariburaja berkelana ke daeerah Angkola dan seterusnya ke Barus.

    1.2.1.            Si Raja Lontung
    Putra pertama dari Tuan Sariburaja Mempunyai 7 orang putra dan 2 orang putri yaitu:
    Putra:
    1.       Tuan Situmorang, keturunannya bermarga Situmorang.
    2.       Sinaga Raja, keturunannya bermarga Sinaga.
    3.       Pandiangan, keturunannya bermarga Pandiangan.
    4.       Toga Nainggolan, keturunannya bermarga Nainggolan.
    5.       Simatupang, keturunannya bermarga Simatupang.
    6.       Aritonang, keturunannya bermarga Aritonang.
    7.       Siregar, keturunannya bermarga Siregar.
    Putri :
    1.       Si Boru Anakpandan, kawin dengan Toga Sihombing.
    2.       Si Boru Panggabean, kawin dengan Toga Simamora.
    Karena semua putra dan putri dari Si Raja Lontung berjumlah 9 orang, maka mereka sering dijuluki dengan nama Lontung Si Sia Marina, Pasia Boruna Sihombing Simamora. (Si sia Marina artinnya Sembilan Satu Ibu).

    1.2.1.1.            Tuan Situmorang
    Keturunan Tuan Situmorang lahir marga-marga cabang Lumban Pande, Lumban Nahor, Suhutnihuta, Siringoringo, Sitohang, Rumapea, Padang, Solin.

    1.2.1.2.            Sinaga Raja
    Keturunan Sinaga lahir marga-marga cabang Simanjorang, Simandalahi, Barutu.

    1.2.1.3.            Pandiangan
    Keturunan PANDIANGAN Lahir marga-marga cabang Samosir, Pakpahan, Gultom, Sidari, Sitinjak, Harianja.

    1.2.1.4.            Toga Nainggolan
    Keturunan NAINGGOLAN Lahir marga-marga cabang Rumahombar, Parhusip, Lumban Tungkup, Lumban Siantar, Hutabalian, Lumban Raja, Pusuk, Buaton, Nahulae.

    1.2.1.5.            Simatupang
    Keturunan SIMATUPANG Lahir marga-marga cabang Togatorop (Sitogatorop), Sianturi, Siburian.

    1.2.1.6.            Aritonang
    Keturunan ARITONANG Lahir marga-marga cabang Ompu Sunggu, Rajagukguk, Simaremare.

    1.2.1.7.            Siregar
    Keturunan SIREGAR Llahir marga-marga cabang Silo, Dongaran, Silali, Siagian, Ritonga, Sormin.

    1.2.2.            Si Raja Borbor
    Putra kedua dari Tuan Sariburaja, dilahirkan oleh Nai Margiring Laut. Semua keturunannya disebut Marga Borbor. Cucu Raja Borbor yang bernama Datu Taladibabana (generasi keenam) mempunyai 6 orang putra, yang menjadi asal-usul marga-marga berikut :

    1.2.2.1.            Datu Dalu (Sahangmaima)
    Keturunan Datu Dalu melahirkan marga-marga berikut :
    -          Pasaribu, Batubara, Habeahan, Bondar, Gorat,
    -          Tinendang, Tangkar,
    -          Matondang,
    -          Saruksuk,
    -          Tarihoran,
    -          Parapat,
    -          Rangkuti.

    1.2.2.2.            Sipahutar keturunannya bermarga Sipahutar

    1.2.2.3.            Harahap keturunannya bermarga Harahap

    1.2.2.4.            Tanjung keturunannya bermarga Tanjung

    1.2.2.5.            Datu Pulungan keturunannya bermarga Pulungan
    Keturunan Datu Pulungan melahirkan marga-marga :
    -          Lubis,
    -          Hutasuhut.

    1.2.2.6.            Simargolang keturunannya bermarga Imargolang

    Lanjut muse tu Bagian II, Klik ma DISON

    Lului
    Pesbuk Ni Parlapo
    Parlapo Toga Simamora

    Buat Lencana Anda
    Kalender
    «  DESEMBER 2016  »
    MGGSESELRABKMSJUSAB
        123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
    Angga Nung Leleng
    Parjambaron
    BARITA LASNIROHA [1]
    ANGKA BARITA LASNIROHA
    Parlampet Lewat
    Video YouTUBE
    Copyright Romesco-Purba© 2016